Kalimat Simpleks dan kalimat Kompleks

Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks

Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks – Kehidupan manusia tidak akan pernah lepas dari yang namanya interaksi sosial. Dalam Interaksi tersebut tentu terdapat percakapan terhadap lawan bicara Anda. Oleh karena itu Anda harus bisa menyusun kalimat-kalimat yang baik ketika berbicara dengan orang lain.

Dari semua jenis kalimat yang harus anda pelajari, saat ini akan di bahas tentang kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Pembahasan tentang kedua kalimat ini biasanya diberikan dalam pelajaran bahasa Indonesia.

Pokok-pokok yang akan dipelajari dimulai dari pengertian kalimat kompleks, macam macam kalimat kompleks, contoh kalimat simpleks, contoh kalimat kompleks, dll.

A. Pengertian Kalimat Simpleks dan Kompleks

Kalimat simpleks disebut juga kalimat tunggal, yaitu kalimat yang pada dasarnya menggunakan kata simple yang artinya hanya terdiri dari satu kalimat simple yang mencakup satu peristiwa.

Kalimat simpleks juga merupakan tipe kalimat yang hanya memiliki satu subjek dan satu predikat saja, atau sebuah kalimat yang hanya terdiri dari satu kalusa saja. Karena hanya terdiri dari satu klausa, kalimat ini hanya menyampaikan satu informasi saja.

berikut ini contoh sederhana yang mudah Anda pahami.

Paman itu dokter bedah
S                         P

Ahmad membuat cimol
S                 P           O

Dia berangkat pagi
S          P          O

S = Subjek
P = Predikat
O = Objek

Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki makna lebih dari satu peristiwa. Untuk kalimat kompleks sendiri juga dibagi menjadi dua kalimat lagi yang masing-masing memiliki makna tersendiri. Setiap kalimat kompleks mempunyai contoh dan struktur yang berbeda satu sama lain.

Kalimat kompleks sejatinya gabungan dari beberapa kalimat simpleks atau beberapa klausa yang dipisahkan dengan kata penghubung atau dengan tanda koma. Gabungan kalimat simpleks tersebut biasanya lebih menggunakan konjugasi atau kata penghubung eksternal.

Konjugasi eksternal adalah sebuah kata yang biasa digunakan untuk menggabungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya.

B. Ciri-Ciri Kalimat Simpleks dan Kompleks

1. Ciri-Ciri Kalimat Simpleks

  • Kalimat simpleks atau kalimat tunggal terdiri atas satu klausa lengkap. Satu klausa lengkap memiliki pola S-P, S-P-O, S-P-O-K, S-P-O-K-Pel.
  • Struktur kalimat simpleks sederhana dan tidak menggunakan kata penghubung atau konjungsi.
  • Kalimat simpleks memiliki satu kejadian atau peristiwa.
  • Kalimat Simpleks Memiliki 2 pola, yaitu
    1. Intonasi interogatif, Intonasi deklaratif + klausa lengkap
    contoh: Karni Ilyas pindah ke Bogor
    2.
    contoh:
    Makan tempe tidak membuatku kenyang (1)
    Para siswa akan belajar lebih giat lagi di semester baru. (2)
    Saya makan ikan. (3)
    Sari ditegur guru dengan keras. (4)
    Turis-turis berjemur di tepi pantai. (5)

2. Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

berikut merupakan ciri-ciri kalimat kompleks secara umum sesuai dengan fungsi dan juga susunan kalimatnya.

  • Mempunyai minimal dua peristiwa atau klausa atau proses, bahkan bisa lebih dari dua dalam satu kalimat.
  • Merupakan gabungan dari kalimat simpleks atau dari klausa
  • Untuk menggabungkannya harus menggunakan kata gabung yang sudah ditentukan atau dipisahkan dengan tanda koma.
  • Harus memiliki dua buah subjek dan dua buah presikat dalam satu kalimat dan dalam susunan kalimat lengkap.
  • Dalam contohnya kalimat kompleks dibagi menjadi dua tipe yaitu kalimat kompleks gabungan paraktaktik dan kalimat kompleks gabungan hipotaktik.

C. Tabel Perbedaan Kalimat Simpleks dan Kompleks

Kalimat Simpleks Kalimat Kompleks
Hanya mempunyai satu predikat Mempunyai dua predikat
Hanya menjelaskan satu peristiwa saja Menceritakan dua peristiwa di dalamnya
Biasanya mempunyai pola S-P, S-P-O, S-P-O-K Mengandung konjungsi tertentu di dalamnya

D. Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks

1. Contoh Kalimat Simpleks

Berikut ini merupakan contoh kalimat simpleks.

1. Bayu sedang membaca komik di depan rumahnya.
2. Dani memasak ikan di rumah bersama ibunya
3. Aldi memukul lonceng rumah dengan sangat keras
4. Rafli tidur saat pelajaran di kelas sedang berlangsung.
5. Erin menonton film horor di bioskop bersama temannya malam ini.
6. Ratna membersihkan sampah di belakang rumahnya.
7. Derry makan gorengan di teras rumahnya tadi sore.
8. Reza menyeberang dengan sangat hati-hati di jalan raya.
9. Iqbal membuat karya kerajinan tangan dengan bahan bekas yang sudah tidak terpakai.
10. Irvan memakai seragam baru di hari pertama masuk sekolah
11. Ainun memakai sepatu warna merah ketika OSPEK.
12. Jelita minum soda padahal sedang sakit.
13. Alya membuat sepeda dengan menggunakan besi bekas.

Itulah tadi segelintir contoh kalimat simpleks dan masih banyak lagi contoh yang dapat kalian buat. Dari contoh diatas Anda bisa melihat bahwa hanya ada satu predikat atau satu kata kerja dalam setiap kalimat.

Contoh Kalimat Simpleks dengan Pola Kata Benda – Kata Benda

Kalimat simpleks dengan pola kata benda – kata benda sudah cukup sering diaplikasikan pada aktivitas sehari-hari. Contohnya seperti kalimat di bawah ini.

1. Ibunya seorang guru sekolah menengah pertama
2. Kakaknya seorang pembawa acara
3. Pamannya seorang jurnalis
4. Adiknya pelajar
5. Bibinya penulis
6. Kakaknya mantan camat
7. Ayahnya petani
8. Buyutnya keturunan orang Belanda
9. Saudaranya anggota Dewan
10. Kakaknya pramugari
11. Sepupunya walikota Surabaya
12. Aku seorang penulis lepas
13. Susilo Bambang yudhoyono mantan presiden Republik Indonesia
14. Suyoto mantan bupati Bojonegoro
15. Prabowo calon Presiden Indonesia
16. Joko Widodo Presiden Indonesia
17. Ibunya guru matematika
18. Kakaknya guru fisika

Contoh Kalimat Simpleks dengan Pola Kata Benda – Kata Kerja

Kalimat simpleks yang satu ini menjelaskan tentang kata benda berubah fungsi menjadi kata kerja. Biasanya kalimat ini digunakan untuk menjelaskan kondisi seseorang ketika sedang mengerjakan suatu pekerjaan.

Contohnya seperti kalimat di bawah ini.

1. Rani sedang belajar
2. Wati sedang berkeringat
3. Aldi sedang bercanda
4. Rina sedang bermain
5. Joko Widodo sedang kampanye blusukan
6. Paman sedang berjalan
7. Adik kecil sedang merangkak
8. Gigi adik sedang tumbuh
9. Tangannya sedang memegang sesuatu
10. Adik sedang latihan berjalan

Contoh Kalimat Simpleks Dengan Pola Kata Benda dengan Keterangan Bilangan

Kalimat satu ini biasanya digunakan untuk menjelaskan kata benda dengan jumlah tertentu yang bisa disebutkan. Misalnya dengan jumlah, satuan, puluhan, ratusan, atau ribuan. Kalimat sederhana yang digunakan untuk enjelaskan kata benda dengan jumlah tertentu. Contohnya seperti kalimat di bawah ini.

  1. Tisunya ada delapan lembar.
  2. Ibu Tini memiliki 5 orang anak.
  3. Kelinci Ani berjumlah dua ekor.
  4. Cincin ku beratnya 5 gram’
  5. Kambing paman berjumlah enam ekor
  6. Bukunya delapan buah
  7. Telur sepuluh kilogram
  8. Ayamnya sepuluh ekor
  9. Padi sepuluh ikat besar
  10. Permen adik 5 biji

Contoh Kalimat Simpleks dengan Pola Lengkap

Kalimat simpleks yang mempunyai pola atau susunan lengkap, kalimat ini biasanya digunakan untuk menjelaskan sesuatu secara detail. Meliputi apa objek yang dibicarakan, sampai pada keterangan tentang pembicaraan tersebut. Contohnya seperti pada kalimat di bawah ini.

  1. Muhammad Rafli sukses dengan kejuaraan larinya di Asean Games 2018.
  2. Singa itu menerkam mangsa yang diburunya dengan kuku tajam seperti pisau.
  3. Lisa bertemu dengan gadis berambut keriting di Pasar Senen.
  4. Misa sedang belajar membaca dan berhitung di rumah.
  5. Adik sedang menangis di belakang rumah.
  6. Hanif memenangkan emas pada cabang olahraga silat.
  7. Kakak sedang bermain bola di lapangan belakang rumah
  8. Nabila sedang menulis cerpen di ruang tamu.

2. Contoh Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks terbagi menjadi dua jenis yaitu kalimat kompleks parataktik dan kalimat kompleks hipotaktik.

Contoh Kalimat Kompleks Parataktik

Kalimat kompleks parataktik adalah salah satu kalimat kompleks yang terdiri dari 2 struktur yang memiliki makna yang sama atau setara atau sejajar yang disusun dalam satu kalimat. Contoh kata sambung atau konjugasi yang biasa digunakan dalam kalimat ini adalah kata dan, kata tetapi, dan kata atau. kata penghubung adalah salah satu ciri khas kalimat kompleks parataktik.

Berikut ini merupakan contoh kalimat kompleks parataktik:

  1. Aldi sedang membaca buku di teras rumah ketika ibu memasak sayur.
  2. gerry memancing ikan di sungai bersama ayahnya dan keduanya pulang ke rumah hingga larut malam.
  3. Doni memukul lonceng rumah sangat keras dan membuat banyak orang kaget.
  4. Rafli tidur saat pelajaran di kelas sedang berlangsung dan Irvan membangunkannya.
  5. Vania menonton film horor di bioskop bersama temannya malam ini ketika teman yang lainnya mengerjakan tugas.
  6. Sinta membersihkan sampah di belakang rumahnya ketika teman-temannya datang.
  7. Rendi makan gorengan di teras rumah sore tadi kemudian ayah ikut memakannya.
  8. Reza menyeberang dengan sagat hati-hati di jalan raya lalu memesan taksi secara online.
  9. Iqbal membuat kerajinan tangan dengan bahan bekas yang sudah tidak terpakai sebelum mendapatkan tugas dari sekolah.
  10. Irsan memakai seragam baru di hari pertama sekolah dan memakerkannya kepada teman-teman.
  11. Opal memakan sate dan juga meminum es campur di siang hari.
  12. Ahmad  anak orang kaya tetapi dia tidak sombong kepada orang lain.
  13. Anies sudah berusaha sangat keras tetapi hasilnya masih sama saja.
  14. Ruby bingung ingin belikan mainan atau sepeda.
  15. Ruffy yang datang ke rumahmu atau kamu yang datang ke rumah Ruffy.
  16. Kayla bingung dalam memilih untuk menjadi dokter atau seniman.

Contoh Kalimat Kompleks Hipotatik

Kalimat kompleks hipotaktik disebut juga kalimat majemuk bertingkat, yaitu kalimat kompleks yang memiliki dua struktur kalimat yang mempunyai kedudukan atau makna kalimat yang saling berhubungan atau bertingkat. Oleh karena itu nama lain dari kalimat kompleks hipotaktik adalah kalimat majemuk bertingkat.

Kalimat hipotaktik juga mempunyai kalimat penghubung atau konjugasi namun berbeda dengan yang parataktik. Kalimat penghubung adalah kata “seperti, agar, supaya, andaikan, apabila, jika, seandainya, daripada, ibarat, seperti, laksana, oleh karena itu, faktanya, dengan dan sehingga”. Kalimat yang menggunakan kata penghubung teresebut berarti termasuk kalimat majemuk bertingkat.

Berikut ini merupakan contoh kalimat kompleks Hipotaktik.

  1. Thoriq sedang membaca buku di teras rumah yang sudah di rapikan.
  2. Tori memancing ikan di sungai bersama ayahnya dengan membawa banyak bekal jajan.
  3. Doni memukul lonceng rumah sangat keras padahal adiknya sedang tidur siang.
  4. Erpan sedang tidur di kelas saat pelajaran berlangsung, oleh karena itu dibangunkan dan diberi hukuman.
  5. Ruby menonton film horor di bioskop bersama temannya malam ini, sehingga ia tidak mengerjakan tugas sekolahnya.
  6. Suci membersihkan sampah di belakang rumahnya bila disuruh oleh ibunya.
  7. Vidian makan gorengan di teras rumah sore tadi dengan secangkir kopi sebelahnya.
  8. Vania menyeberang jalan dengan hati – hati supaya tidak tertabrak kendaraan yang lewat.
  9. Hendra membuat kerajinan tangan dengan bahan bekas yang tidak terpakai sejak ia suka melihat tutorial di youtube.
  10. Ikhsan memakai seragam baru di hari pertama sekolah supaya terlihat lebih rapi.
  11. Tanaman kacang akan tumbuh subur kalau para petani rajin menyiraminya.
  12. Gosok gigi setiap hari agar gigi terbebas dari kuman dan penyakit.
  13. Ketika menjelang pagi hari, ayam jantan akan berkokok menyambut munculnya matahari.
  14. Makanlah dan minumlah yang banyak supaya tetap kuat dan sehat.
  15. Siapa lagi yang akan menjaga bumi jika bukan manusia yang berada di atasnya.

Sekian pembahasan mengenai contoh kalimat simpleks dan kompleks yang bisa anda jadikan referensi. Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya supaya wawasanmu semakin luas. Terima kasih!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *