paragraf generalisasi

Paragraf Generalisasi

Paragraf Generalisasi – Setelah sebelumnya membahas mengenai kalimat perintah, kali ini kami akan membahas mengenai paragraf generalisasi. Pokok-pokok yang akan dibahas dimulai dari pengertian, ciri-ciri, macam-macam, serta contoh-contohnya.

A. Pengertian Paragraf generalisasi

Paragraf Generalisasi adalah suatu paragraf yang menggunakan pendekatan induksi di dalam kalimatnya. Dengan kata lain, paragraf generalisasi merupakan paragraf yang disusun berdasarkan melalui kumpulan fakta dan data yang saling berkaitan, sehingga menemukan kesimpulan pokok.

B. Ciri-Ciri Paragraf Generalisasi

Berikut ini merupakan ciri-ciri paragraf generalisasi:

  1. Paragrafnya mengandung Kesimpulan pokok
  2. Adanya hubungan informasi dalam paragraf tersebut
  3. Terdapat kesimpulan di akhir paragraf

C. Macam-Macam Paragraf Generalisasi

Paragraf Generalisasi dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

1. Loncatan Induktif

Paragraf generalisasi dengan loncatan induktif merupakan paragraf yang menyajikan kalimat-kalimat yang berdasarkan dari beberapa fakta di awal kalimat. Namun, fakta-fakta yang disajikan belum dapat mencerminkan keseluruhan fenomena yang terjadi. Oleh karena itu, kalimat generalisasi dengan loncatan induktif termasuk kalimat generalisasi yang lemah.

Contoh:

Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM kembali menuai kritikan, hal ini karena kenaikan ini dapat memicu kenaikan harga-harga barang pokok serta tarif angkutan. Dampak terbesar dari kenaikan BBM terjadi pada harga sembako yang menjadi kebutuhan utama. Begitu pula dengan tarif dasar angkutan, listrik, gas, dan lainnya. Oleh karena itu, rakyat menolak kenaikan BBM karena banyak membawa masalah bagi rakyat

2. Tanpa Loncatan Induktif

Paragraf generalisasi tanpa loncatan induktif merupakan paragraf yang berkebalikan dengan paragraf generalisasi loncatan induktif. Fakta-fakta yang disajikan sudah dapat mencerminkan keseluruhan fenomena yang terjadi. Hal ini menyebabkan paragraf ini tergolong paragraf generalisasi yang kuat, karena cukup baik dalam menyajikan bukti akurat.

Contoh:

Setelah hasil ulangan biologi anak-anak kelas 10 diperiksa, sebagian besar murid-murid mendapat nilai standar kelulusan yakni delapan puluh. Nilai di bawah standar kelulusan masih ditemukan pada sedikitnya lima orang siswa. Bagi siswa-siswi yang memiliki nilai di bawah standar kelulusan, maka akan diwajibkan untuk mengikuti ujian perbaikan atau remedial. Ujian remedial ini dapat berupa ujian dengan materi serupa namun soal yang lebih mudah atau dapat pula penugasan dengan materi yang terkait.

Sistem penilaian yang diberikan pada ujian remedial pun nilai maksimumnya  hanya sampai batas standar kelulusan, sehingga program remedial membantu siswa-siswi yang belum memenuhi standar KKM.

Setelah karangan anak-anak kelas 12 diperiksa, ternyata Ali, Arifin, Alfian, dan Anto mendapat nilai 8. Anak-anak yang lain mendapat nilai 7. Nilai 6 hanya diperoleh oleh Damar. Bisa dikatakan bahwa, anak kelas 12 cukup pandai mengarang.

D. Contoh Paragraf Generalisasi

Berikut ini merupakan contoh paragraf generalisasi:

Contoh 1
”Direktur Utama Bulog Mustafa Abubakar meramalkan bahwa kekeringan di sejumlah daerah tidak akan mengganggu stok beras nasional. Bahkan, rencana impor 2007 akan ditunda untuk 2008 karena produksi beras domestik dalam beberapa bulan mendatang cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Mustafa menjelaskan bahwa stok beras per Juli 2007 adalah 1,63 juta ton yang cukup untuk kebutuhan nasional selama 7 bulan. Rencana pengadaan 1,8 juta ton ini telah memenuhi 1,53 juta ton dari pembelian beras petani. Impor beras pada tahun 2008 diperkirakan hanya 1,3 juta ton. Dengan demikian, cadangan beras nasional masih dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan tidak perlu khawatir sampai akhir 2007″.

Contoh 2
Pemerintah telah menjadikan Pulau Komodo sebagai habitat pelestarian komodo. Di Ujung Kulon, pemerintah membuat cagar alam untuk pelestarian badak bercula satu. Selain itu, sejumlah Undang-Undang dibuat untuk melindungi hewan langka dari incaran pemburu. Banyak cara yang telah dilakukan pemerintah untuk melestarikan hewan-hewan langka.

Contoh 3
Setelah karangan anak-anak kelas 6 diperiksa, ternyata Iman, Selamet, Enal, dan Deri mendapat nilai 90. Anak-anak yang lain mendapat 75. Hanya Toni yang mendapatkan nilai 60 , dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang dari 60. Bisa dikatakan, anak kelas 6 cukup pandai mengarang.

Contoh 4
Berdasarkan data keuangan 2009, laba yang diperoleh oleh perusahaan x adalah mencapai 250 juta rupiah. Dimana pada tahun sebelumnya di tahun 2008 perusahaan mampu menghasilkan laba sebesar 500 juta rupiah. Ini menunjukkan bahwa perusahaan mengalami penurunan dalam menghasilkan laba sebanyak 250 juta atau turun 50% dari tahun sebelumnya. Laporan tersebut merupakan evaluasi perusahaan atas kinerja perusahaan mereka. Manajemen juga dituntut untuk segera mengadopsi kebijakan untuk mengatasi hal ini.

Contoh 5
Setelah diadakan evaluasi mengenai prestasi apa saja yang dimiliki Kota Bontang, diketahui hasilnya yang pernah diraih adalah Bontang berhasil meraih Adiwiyata. Tidak hanya Adiwiyata, pelajar – pelajar asal kota Bontang juga berhasil meraih prestasi dalam bidang seni dan olahraga. Baik itu O2SN dan FLS2N yang diadakan di Samarinda dan selanjutnya akan diadakan di Bali. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kota Bontang termasuk kedalam kota yang memiliki cukup banyak prestasi.

Contoh 6
Setelah saya mencari artikel tentang sistem operasi Linux. Banyak manfaat yang saya dapatkan. Mulai dari yang gratis, keamanan yang lebih baik dan banyak lagi. Karena itu, saya akhirnya menggunakan sistem operasi Linux ini.

Sekian pembahasan mengenai pengertian paragraf generalisasi, ciri-ciri, macam-macam, dan contohnya. Semoga dengan mengetahuinya anda dapat membuat sebuah contoh dari paragraf generalisasi. Jangan lupa juga untuk membaca artikel lainnya serta bagikan juga kepada teman-teman kalian. Terima kasih!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.