Rotasi dan Revolusi Bumi

Rotasi dan Revolusi Bumi

Rotasi dan Revolusi Bumi – Dalam artikel ini kamu akan mempelajari mengenai pengertian rotasi dan revolusi bumi, dampak-dampak yang ditimbulkan, proses terjadinya, serta manfaat dari rotasi dan revolusi bumi dalam kehidupan manusia.

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi

Pengertian Rotasi Bumi

Rotasi Bumi adalah proses perputaran bumi pada sumbunya atau porosnya dari arah barat ke timur. lamanya proses rotasi bumi ini disebut dengan kala rotasi, yang membutuhkan waktu selama 23 jam 56 menit 4 detik. Nama lain kala rotasi adalah satu hari.

giphy.com

Namun, proses perputaran bumi pada porosnya tidak akan terasa karena adanya gravitasi. Jadi, Gravitasi bumi dapat menarik semua benda ke arah pusat gravitasi bumi itu sendiri.

Pengertian Revolusi Bumi

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari selama 365¼ hari. Waktu 365¼ atau satu tahun disebut sebagai kala revolusi bumi.

Rotasi dan Revolusi Bulan

Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi

Akibat Rotasi Bumi

1. Terjadinya Siang dan Malam

Rotasi bumi mengakibatkan terjadinya siang dan malam. Hal ini terjadi karena ada dua bagian bumi yang sebagian menghadap matahari dan sebagian lagi membelakangi matahari.

Bagian yang menghadap matahari mengalami waktu siang; bagian yang membelakangi matahari mengalami waktu malam.

2. Gerak Semu Harian Matahari

Nah, pasti kalian berpikiran kalau matahari itu bergerak mengelilingi bumi, kan? Sebenarnya, bumi mengelilingi matahari.

Matahari menjadi pusat tata surya yang dikelilingi oleh planet-planet di dalam orbitnya, termasuk bumi. Peristiwa itu disebut gerak semu harian matahari.

Pergerakan semu harian matahari disebabkan oleh rotasi bumi yang membuat matahari seolah-olah mengelilingi bumi. Matahari merupakan bintang yang menghasilkan energi atau cahaya sendiri.

Nah, matahari itu juga berkeliling, loh. Matahari bergerak mengelilingi sebuah lubang hitam yang berada di pusat galaksi Bima Sakti.

3. Perbedaan Waktu

Rotasi bumi juga berpengaruh pada perbedaan waktu di bagian-bagian bumi. Terdapat 24 daerah waktu yang ada di bumi.

Pusat waktu berada di kota Greenwich, Inggris yang terletak pada bujur 0⁰. Setiap selisih bujur 15⁰, perbedaan waktu mengalami selisih satu jam.

Bagian bumi di sebelah timur Greenwich mengalami waktu yang lebih cepat dari Greenwich, sedangkan bagian bumi di sebelah barat Greenwich mengalami waktu yang lebih lambat.

4. Perbedaan Percepatan Gravitasi Bumi

Rotasi bumi mengakibatkan gerakan yang arahnya menjauhi pusat. Akibatnya, bumi menjadi tidak bulat sempurna.

Ada bentuk tidak baku di kedua kutubnya dan mengembang pada khatulistiwa, sehingga diameter kutub bumi lebih kecil daripada diameter khatulistiwa.

Hal ini berakibat pada percepatan gravitasi di daerah kutub lebih besar dibandingkan khatulistiwa.

5. Pembelokan Arah Arus Laut

Angin mengakibatkan terjadinya arus laut. Pada belahan bumi selatan, arah arus laut berbelok searah perputaran jarum jam. Pada belahan bumi bagian utara, arah arus laut berbelok berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Gerak pembelokan arah angin dan pembelokan arus laut disebut efek Coriolis.

6. Terjadinya Pembelokan Arah Angin

Rotasi bumi yang merupakan pergerakan bumi pada porosnya, juga menimbulkan dampak salah satunya adalah menyebabkan pembelokan arah angin. Angin merupakan hal yang tidak bisa dihindari di Bumi.

Hal ini karena angin adalah udara yang bergerak. Setiap daerah dengan daerah lainnya mempunyai tekanan dan massa udara yang berbeda, maka dari itulah keberadaan angin sangat sulit untuk dihindari.

Angin yang bergerak lurus tanpa mengalami pembelokan akan membawa sifat yang kurang baik.

Dengan adanya rotasi bumi, maka arah angin bisa dibelokkan sehingga tidak hanya satu daerah saja yang dapat terkena angin, namun juga daerah lainnya juga dapat merasakan adanya angin.

Terutama bila angin yang terjadi adalah angin yang bersifat merugikan. Angin yang dibelokkan akan mempunyai tingkat kecepatan yang berkurang, sehingga dapat mengurangi resiko kerusakan yang ada.

7. Terjadinya Perbedaan Ketebalan Atmosfer

Rotasi bumi juga berdampak pada ketebalan lapisan atmosfer. Sehingga atmosfer yang ada di bumi mempunyai ketebalan berbeda beda di setiap daerahnya.

8. Berfungsinya Satelit Buatan

Rotasi bumi juga dapat membuat satelit buatan menjadi berfungsi dengan semestinya. Satelit- satelit buatan manusia dibuat dengan tujuan untuk bidang komunikasi dan informasi.

Sehingga ketika bumi berputar maka daerah yang dijangkau satelit bisa berganti- ganti, dan satelit bisa menyampaikan informasi kepada berbagai daerah.

9. Bentuk Bumi Menjadi Bulat dengan Pepat di Kedua Kutubnya

Pergerakan bumi yang berputar pada porosnya tenyata tidak hanya memberikan pengaruh bagi makhluk hidup dan juga kondisi kehidupan di bumi.

Rotasi bumi yang selalu berlangsung ini ternyata juga mempengaruhi bentuk dari planet bumi itu sendiri. Salah satunya adalah menyebabkan bentuk planet bumi tidak bulat sempurna.

Namun bentuk planet bumi yang ada adalah bulat dengan pepat di kedua kutubnya. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena gaya-gaya yang dihasilkan dari rotasi bumi ini.

Bahkan tidak hanya bumi saja, namun planet lain pun juga demikian. Bagaimanapun kecepatan berotasi mereka sangat mempengaruhi bentuk planet.

Misalnya adalah planet Saturnut. Karena kala rotasi (waktu rotasi) nya yang sangat cepat, yakni sekitar 10 jam lebih sedikit, maka bentuk planet Saturnus sampai seperti datar di permukaannya. Hal ini tidak bisa kita amati apabila kita tidak melihatnya secara utuh sebagai sebuah planet.

Akibat Rotasi bumi yang lain:

  • Terjadi perubahan arah bandul (efek Faucault)
  • Adanya jetlag bila kita naik pesawat

Akibat Revolusi Bumi

1. Perbedaan Lama Waktu Siang dan Malam

Sadarkah kamu bahwa, gejala alam di semesta ini selalu sama setiap tahunnya? Revolusi dan kemiringan sumbu bumi menyebabkan gejala alam yang terjadi selalu berulang setiap tahunnya.

Peristiwa alam tersebut sangat terlihat di kutub Utara dan Kutub Selatan. Pada setiap tanggal tertentu, bumi mengalami kondisi sebagai berikut:

Antara 21 Maret – 21 September

  • Kutub Utara berada di dekat matahari, sedangkan Kutub Selatan jauh dari matahari.
  • Belahan bumi utara terpapar sinar matahari lebih lama dibandingkan dengan belahan bumi selatan.
  • Matahari bergeser ke arah utara bumi.
  • Jarak terdekat Kutub Utara dan matahari terjadi pada tanggal 21 Juni. Di tanggal tersebut, pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5° ke arah utara.
  • Beberapa daerah dekat Kutub Utara mengalami siang selama 24 jam. Sementara itu, beberapa daerah dekat Kutub Selatan mengalami malam selama 24 jam.

Antara 23 September – 21 Maret

  • Kutub Utara berada di dekat matahari, sedangkan Kutub Selatan jauh dari matahari.
  • Belahan bumi selatan mendapatkan sinar matahari lebih lama dibandingkan dengan belahan bumi utara.
  • Belahan bumi selatan mengalami siang yang lebih lama dibandingkan dengan belahan bumi utara.
  • Matahari bergeser ke arah selatan bumi.
  • Beberapa daerah dekat Kutub Utara mengalami waktu malam 24 jam, sementara beberapa daerah dekat Kutub Selatan mengalami siang selama 24 jam.
  • Pada tanggal 22 September, kutub selatan berada di posisi paling dekat dengan matahari. Pada tanggal tersebut, pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5° ke arah selatan.

Antara 21 Maret – 23 Desember

  • Jarak matahari di Kutub Utara dengan Kutub Selatan adalah sama.
  • Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.
  • Seluruh permukaan bumi mengalami waktu siang dan malam sama lamanya.
  • Matahari terlihat melintas tepat di atas kepala di daerah khatulistiwa.

2. Perubahan Rasi Bintang

Rasi bintang adalah kumpulan bintang-bintang yang membentuk pola tertentu. Nah, rasi bintang apa yang kalian ketahui? Biasanya, rasi bintang yang paling dikenal ialah rasi bintang Biduk, Scorpio, dan Leo. Revolusi mengakibatkan bintang-bintang terlihat berubah.

3. Gerak Semu Tahunan Matahari

Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember) disebut gerak semu harian matahari. Gerak revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring mengakibatkan matahari seolah-olah bergeser.

4. Adanya Perubahan Musim

Perubahan musim juga disebabkan oleh rotasi bumi, loh. Perubahan musim terjadi di belahan bumi utara dan selatan. Musim yang terdapat di bumi antara lain musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim-musim tersebut terjadi pada tanggal tertentu, diantaranya adalah sebagai berikut:

5. Ditetapkannya Kalender Masehi

Tahukah kamu, bahwa kalender masehi ditetapkan berdasarkan revolusi bumi? Revolusi bumi menentukan kalender yang biasa kita lihat sehari-hari, lho.

Proses Rotasi dan Revolusi Bumi

Proses Rotasi Bumi

Proses rotasi bumi secara umum artinya perputaran bumi pada porosnya. Rotasi bumi ini ada arahnya dan tidak sembarang berputar, bumi berputar menuju ke arah timur atau melawan arah jarum jam.

Arah rotasi ini mengakibatkan banyaknya dampak pada rotasi bumi yang dapat kita rasakan dari bumi. Salah satu diantaranya adalah kita bisa merasakan malam dan siang, meskipun panjang malam dan siang pada satu tempat dengan tempat yang lain berbeda- beda.

Perputaran atau rotasi bumi ini akan semakin melambat karena di pengaruh dari gaya gravitasi bulan . Pelambatan gerak gravitasi bulan dapat kita lihat dari lambat satu hari sebanyak 1,7 milidetik dibandingkan seabad yang lalu.

Proses Revolusi Bumi

Bumi tidak berhenti menjalani revolusi. Proses revolusi bumi terjadi dalam durasi panjang yang diingat sebagai tahun.

Bumi membutuhkan durasi sekitar 365 hari untuk satu kali mengelilingi matahari atau melaksanakan revolusi bumi.

Dalam proses revolusi bumi lokasi bumi tidak tetap. Ketika memperhatikan datangnya sinar matahari pada bulan Maret, Juni, September dan Desember, kemudian akan kelihatan arah datangnya sinar matahari tidaklah tetap.

Pada tanggal 21 Maret, matahari berkedudukan di garis lintang 0 derajat Khatulistiwa, pada tanggal 21 Juni matahari berada di garis balik utara, pada tanggal 23 September matahari balik lagi ke khatulistiwa dan pada tanggal 22 Desember matahari berada di garis balik selatan.

Perputaran yang dialami matahari ialah perputaran yang tidak jelas atau dinamakan perputaran semu. Perputaran semu matahari ialah kejadian tahunan.

Perputaran matahari yang diterangkan ialah perputaran semu tahunan matahari sebab sumbu bumi selalu menentukan ke satu arah dan arah menyesuaikan sudut 66° dengan bagian Perputaran bumi ataupun boleh juga dengan istilah bagian khatulistiwa bumi menyesuaikan sudut 23° dengan bagian perputaran bumi.

Karena kondisi yang demikian ini maka sinar matahari tidak selamanya menyinari permukaan bumi yang sama, akan tetapi inkonsisten searah dengan kondisi bumi pada saat itu dan lengkap menunjukkan bahwa bumi menjalankan revolusi atau mengorbit bulan.

Manfaat Rotasi dan Revolusi Bumi

Manfaat Rotasi Bumi

1. Adanya pergantian siang dan malam

Dari dampak- dampak atau akibat dari rotasi bumi seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kita melihat salah satu manfaat dari rotasi bumi adalah adanya pergantian siang dan malam.

Kita semua mengetahui bahwa manusia merupakan makhluk yang terstruktur dengan akalnya yang sempurna dibandingkan dengan makhluk lain.

Maka dari itulah manusia selalu mempunyai cara untuk menghabiskan waktu mereka. Dalam melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan memanfaatkan waktu, manusia mengenal yang namanya manajemen waktu.

Dalam manajemen waktu, yang paling dasar adalah pembagian waktu untuk bekerja dan beristirahat. Waktu siang hari merupakan waktu yang sangat tepat untuk melakukan berbagai kegiatan.

Selain karena kita tidak memerlukan pencahayaan buatan, udara di siang hari cukup bagis untuk manusia dalam beraktivitas.

Setelah beraktivitas, manusia memerlukan waktu untuk sejenak rileks dan beristirahat setelah selesai melakukan berbagai aktivitas, dan malam hari adalah pilihan yang tepat.

Hal ini selain karena ketika malam hari penglihatan kita tidak bisa maksimal, udara juga tidak terlalu mendukung. Dengan adanya malam dan siang hari maka manusia bisa melakukan berbagai macam aktivitas dan beristirahat dengan porsi yang sangat cukup.

2. Adanya perbedaan waktu

Manfaat selanjutnya adalah terjadinya perbedaan waktu antara satu tempat dengan tempat yang lain. Mengapa perbedaan waktu disebut sebagai manfaat? Ya, karena hal ini secara tidak langsung berdampak pada berbagai hal.

Hal- hal yang disebutkan, misalnya adalah sistem komunikasi dan transportasi. Sistem komunikasi dunia menggunakan teknologi serba canggih.

Sistem komunikasi tersebut akan dapat digunakan dengan maksimal dan kualitas bagus ketika penggunaannya bergiliran.

Apabila tidak ada perbedaan waktu, maka semua wilayah di bumi mengalami siang hari dan malam hari bersamaan. Siang hari adalah waktunya orang bekerja.

Ketika selurih dunia memanfaatkan sistem informasi tersebut di jam sibuknya dalam waku bersamaan, kita bisa membayangkan apa yang terjadi.

Mungkin akan sering terjadi trouble karena over dalam penggunaan. Demikian halnya dengan transportasi. Jika semua wilayah siang hari, maka apa yang terjadi dengan jadwal penerbangan internasional? Hal ini benar- benar bisa membuat penjadwalan menjadi kacau balau.

3. Terjadinya Gerak Semu Harian Matahari

Manfaat yang selanjutnya adalah adanya gerak semu harian matahari. Mengapa adanya gerak semu harian matahari (baca: gerhana matahari) dikatakan sebagai manfaat? Ya, tentu saja karena hal ini bisa dijadikan patokan dalam penentuan waktu harian.

Sebelum adanya jam, penentuan waktu menggunakan posisi matahari dan juga bayangan benda. Jika bayangan benda lebih panjang, maka hal ini menandakan bahwa malam akan segera tiba.

salah satu yang paling membutuhkan kejelasan waktu adalah orang Islam. Hal ini karena muslim melakukan ibadah lima kali sehari dalam waktu- waktu yang telah ditentukan.

Apabila seorang muslim kok tidak mengetahui tentang waktu, bagaimana ia akan menjalankan ibadahnya. Dia tentu saja akan sangat kesulitan dalam menentukan apakah sudah masuk waktu sholat atau sudah berakhirkah waktu sholat tersebut.

Penggunaan posisi matahari dan bayangan benda dalam menentukan waktu sholat sudah dilakukan sejak zaman Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Muhammad lah yang mengajarkan tentang waktu- waktu sholat dan cara membacanya melalui sinar matahari dan bayangan benda.

Manfaat Revolusi Bumi

Bumi memberikan banyak manfaat bagi manusia, binatang serta tumbuh- tumbuhan. Tanpa adanya kebaikan dari bumi maka manusia, biantang dan tumbuh- tumbuhan tidak dapat bertahan hidup.

Setiap jengkal tanah jenis tanah bumi dan setiap tetes jenis air bumi memberikan manfaat. Tak terkecuali aktivitas bumi di tata surya.

Salah satu aktivitas yang perlu dibicarakan mengenai manfaatnya adalah revolusi bumi. Revolusi bumi merupakan pergerakan bumi dalam memutari matahari.

Kita sudah mengetahui akibat atau dampak yang ditimbulkan dari adanya revolusi bumi. Dari beberapa dampak yang sudah dituliskan di atas, kita dapat mengetahui yang mana dampak yang sekaligus manfaat.

Sekian Pembahasan mengenai Rotasi dan Revolusi Bumi, semoga dapat menambah pengetahuannya. Terima kasih!!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.