Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung itu sangat banyak dan sering kita gunakan di dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bahasa Indonesia macam-macam kalimat ada beberapa jenis seperti kalimat tunggal, kalimat majemuk, dan kalimat deskripsi.

Sampai sekarang masih banyak yang belum mengerti tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Oleh karena itu kami akan menjelaskan dan memberikan contoh tentang kalimat langsung dan kalimat tidak langsung beserta contohnya.

Pengertian Kalimat langsung

Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan atau ujaran orang lain. Kalimat hasil kutipan pembicaraan seseorang persis seperti apa yang dikatakannya. Bagian ujaran/ucapan diberi tanda petik (“…”) dapat berupa kalimat perintah, berita, atau kalimat tanya.

Ciri-Ciri Kalimat Langsung

  1. Ditandai dengan tanda petik di awal dan akhir kalimat.
  2. Berkemungkinan susunan :
    • pengiring/kutipan
    • kutipan/pengiring
    • kutipan/pengiring/kutipan
  3. Huruf pertama pada petikan langsung ditulis dengan menggunakan huruf kapital.
  4. Bagian kutipan ada yang berupa kalimat tanya, kalimat berita, atau kalimat perintah
  5. Bagian pengiring dan bagian petikan langsung dipisah dengan tanda baca koma (,).
  6. Jika di dalam petikan langsung menggunakan kata sapaan, maka sebelum kata sapaan diberi tanda baca koma (,) dan huruf pertama kata sapaan menggunakan huruf kapital.
  7. Kalimat langsung yang berupa dialog berurutan, wajib menggunakan tanda baca titik dua (;) di depan kalimat langsung.

Contoh Kalimat Langsung

  1. “Kamu memang anak yang berbakti.” kata ayah kepada Susi.
  2. Kata Bruce, “Saya akan pergi ke kota X nanti malam.”
  3.  Ibu menyuruh, “Belikan adik es krim di Indoapril.”
  4. “Ayo masuk ke mobil satu-satu!.” Gertak seorang polisi kepada 4 kawanan maling yang tertangkap basah itu.
  5. “Kakak, kakak dipanggil ayah?” kata Lusi, “Di suruh makan.”
  6. “Siapa biang keladi dari kasus bom bunuh diri Surabaya?” tanya wartawan kepada kadispen polri.
  7. Nenek berkata,” Anis jangan cuma main saja, kamu juga harus belajar!”
  8. Ayah berkata,”kamu harus rajin belajar ya!”
  9. “Aku benar-benar kelelahan hari ini, banyak sekali kerjaan di kantor.” Kata ayah kepada ibu ketika pulang kerja.
  10. Kata Ratna, “Coba kamu membantu saya membersihkan kelas.”
  11. Kakek berkata, “Pulanglah kalian sesegera mungkin, karena hujan lebat akan segera turun.”
  12. Kata kakak ketua rombongan, “Terimakasih atas sambutan kalian terhadap kami pada acara kunjungan kami yang ke 3.”
  13. “Ikatan batin antara seorang ibu dengan anak.” Katanya, “Adalah sebuah rahmat tuhan yang tidak pernah ternilai harganya.”
  14. “Kapan buku bahasa Inggris ku akan kamu kembalikan?” tanya Ira kepada Arsya.
  15. “Belikan saya sepeda baru!” pinta Sinta kepada ibunya.
  16. “saya akan datang nanti malam.” kata Ahmad.
  17. Pak kepala sekolah menegaskan, “Yang penting bukan kita maju, tetapi bagaimana cara kita untuk mencapai kemajuan tersebut!”
  18. “Anisa nanti pulang sekolah saya antar ya ?” kata Herman.
  19. Ida berkara, “Adikku berhasil menjadi juara satu di sekolahnya!”
  20. Ayah berkata, “Saya akan pergi ke rumah nenek untuk beberapa hari.”
  21. “Apakah kamu paham soal ini ?” tanya Ruby.
  22. “Saya belum siap!” kata Mira dari dalam kamarnya, “Tunggu sebentar lagi!”
  23. “Dimana nenek tinggal ?” tanya Luthfi.
  24. Ibu berkata, “Engkau tadi di cari sama teman-temanmu”
  25. Bibi bertanya, ” Kapan kamu main ke rumah bibi di Solo ?”
  26. Nina berkata, “Mampirlah sebentar ke rumahku!”
  27. Kakek Hamid berkata, “Aku ingin memiliki kebun buah sendiri.”
  28. Ayah berkata, “Malam ini kamu wajib belajar!”
  29. “Apakah badanmu masih sakit semua?” tanya ayah.
  30. Ali berkata, ” Malam ini kamu wajib belajar!”
  31. Kakak berkata, “Maksudmu apa?”
  32. Ayah berkata, “Kemana mobil yang dipinjamkan paman?”
  33. Nenek berkata, “Besar sekali motornya.”

Pengertian Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan ucapan atau ujaran orang lain. Bagian kutipan dalam kalimat tak langsung semuanya berbentuk kalimat berita.

Ciri-Ciri Kalimat Tidak Langsung

  1. Tidak bertanda petik.
  2. Intonasi mendatar dan menurun pada akhir kalimat.
  3. Pelaku yang dinyatakan pada isi kalimat langsung mengalami perubahan, yakni:
    • kata ganti orang ke-1 menjadi orang ke-3.
    • kata ganti orang ke-2 menjadi orang ke-1.
    • kata ganti orang ke-2 jamak atau kita menjadi kami atau mereka, sesuai dengan isinya.
  4. Berkata tugas: bahwa, agar, sebab, untuk, supaya, tentang, dan sebagainya.
  5. Bagian kutipan semuanya berbentuk kalimat berita.

Cara Penulisan Kalimat Tidak Langsung

Cara penulisan kalimat tidak langsung yang benar merupakan sesuai dengan aturan penulisan EYD, Terutama yaitu hal penggunaan tanda bacanya.

Memperhatikan tanda baca sangatlah penting penggunaan tanda baca yang benar dalam memperoleh penulisan kalimat yang benar.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan tanda koma untuk memisahkan anak kalimat dengan kalimat inti. Seringnya penulis mendahulukan induk kalimat.

Cara penulisan kalimat dan semua penggunaan tanda baca adalah sesuai dengan penulisan kalimat tidak langsung juga sudah memiliki aturan yang sudah jelas

Contoh Kalimat Tidak Langsung

  1. Ibu berkata kepadaku jika aku memang benar-benar anak yang baik.
  2. Anisa mengatakan bahwa dia akan datang ke rumahku untuk main nanti sore.
  3. Ayah menyuruhku untuk mengantar surat ini ke kantor pos.
  4. Polisi berhasil menangkap basah empat orang maling dan membawanya dengan mobil polisi.
  5. Wartawan bertanya kepada Kadispen polri tentang siapa saja yang menjadi dalang di balik bom bunuh diri di Surabaya.
  6. Anis berkata kepada kakeknya bahwa dia di panggil oleh nenek untuk makan siang.
  7. Ayah berkata kepadaku bahwa aku jangan hanya bermain saja, tetapi juga harus belajar dengan rajin.
  8. Kakak berkata bahwa aku juga harus rajin belajar.
  9. Kakak pamit kepada ibu, bahwa dia akan pergi dengan teman – temannya.
  10. Dion mengatakan padaku supaya aku membantu menyelesaikan tugas – tugas sekolahnya.
  11. Paman mengatakan bahwa kami harus pulang lebih cepat karena akan turun hujan nanti sore.
  12. Ketua kelompok mengucapkan terimakasih atas sambutan kamu kepada mereka pada acara kunjungan.
  13. Nenek berkata pada ibu, bahwa kontak batin antara anak dan orang tua adalah anugerah tuhan yang tidak ternilai harganya.
  14. Hamdi menanyakan kapan sepatunya saya kembalikan.
  15. Wati minta dibelikan mainan baru.
  16. Ilham mengatakan bahwa dia akan datang besok pagi.
  17. Kepala sekolah menegaskan bahwa yang terpenting dalam hidup bukan hasilnya, melain proses untuk mendapatkan hasilnya.
  18. Edi menanyakan kepada Anita bahwa nanti ketika pulang sekolah akan diantar.
  19. Erin mengatakan bahwa adiknya adalah juara 1 di sekolahnya.
  20. Ibu mengatakan bahwa dia akan pergi sebentar ke rumah nenek.
  21. Pak Hasan Menanyakan apakah aku mengerti tentang tugas yang diberikan olehnya atau tidak.
  22. Siti mengatakan bahwa dia masih belum siap dan meminta untuk ditunggu sebentar
  23. Rio menanyakan dimana aku tinggal sekarang
  24. Bibi bertanya kapan aku akan berkunjung ke Solo
  25. Nina meminta ku untuk datang ke rumahnya di Jakarta
  26. Kaker Ridho berkata bahwa dia ingin memiliki kebun buah pribadi.
  27. Ayah menanyakan apakah aku masih merasakan sakit pada badanku atau tidak.
  28. Ibu mengatakan bahwa malam ini aku harus belajar dengan rajin.
  29. Indra berkata bahwa dia akan berangkat ke Surabaya besok pagi.
  30. Irman mengatakan bahwa aku dipanggil oleh ibuku untuk ikut pergi ke rumah kakek.
  31. Kakaknya mengatakan kepadaku bahwa adiknya lulus seleksi kejuaraan bulu tangkis.
  32. Novi mengatakan kepadaku bahwa aku cantic
  33. Kharaz mengatakan kepadaku bahwa aku mempunyai kulit yang mulus
  34. Zainab mengatakan kepadaku bahwa ia sedang tidak enak badan
  35. Indah mengatakan kepada sausan bahwa ia sedang jatuh cinta
  36. Akbar mengatakan bahwa ia mencintai Leni
  37. Rian mengatakan bahwa setelah lulus kuliah ia akan bekerja menjadi seorang ahli geologi batubara di Kalimantan
  38. Alni berkata bahwa ia akan menjadi seorang pramugari
  39. Yusep berkata bahwa ia sangat menyukai bunga mawar dan bunga anggrek

Fungsi Kalimat langsung dan Tidak Langsung

Contoh dari kalimat langsung dan kalimat tidak langsung sangatlah banyak dan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk kalimat langsung seringnya digunakan untuk menegaskan suatu kalimat.

Kalimat langsung bisa digunakan untuk memberikan perintah atau untuk mengajukan permintaan kepada seseorang. Kebanyakan digunakan untuk memberikan informasi kepada orang lain.

Berbagi informasi dengan orang lain menggunakan kalimat langsung atau bahasa langsung yang sama persis dengan apa yang didapatkan dari sumber utamanya.

Sementara kalimat tidak langsung digunakan sebagai bahasa untuk menyampaikan berita dan berbeda dengan kalimat langsung. Dalam hal tersebut bahasa yang digunakan untuk menyampaikan berita. Bahasa yang digunakan adalah bahasa penyampaian berita, dan bukan lagi bahasa asli dari sumbernya.

Perbedaan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung

PerbedaanKalimat LangsungKalimat Tidak Langsung
Tanda kutipMenggunakan tanda kutipTidak menggunakan tanda kutip
IntonasiIntonasi tinggi pada bagian yang dikutip, dan dibaca rendah pada bagan yang tidak dikutipIntonasi menurun
Kata gantiBagian yang dikutip tidak mengalami perubahanKata gantinya mengalami perubahan
Susunan kalimat TetapTidak tetap
Bentuk kalimatBerbentuk kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah, dan kalimat seruanKalimat berita

Sekian dari kami tentang contoh kalimat langsung dan tidak langsung yang sudah dibahas secara lengkap semoga bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *